Terapi musik adalah keahlian menggunakan musik atau elemen
musik oleh seorang terapis untuk meningkatkan, mempertahankan dan
mengembalikan kesehatan mental, fisik, emosional dan spritual. Dalam
kedokteran, terapi musik disebut sebagai terapi pelengkap (Complementary
Medicine), Potter juga mendefinisikan terapi musik sebagai teknik yang
digunakan untuk penyembuhan suatu penyakit dengan menggunakan bunyi atau
irama tertentu.
Jenis musik yang digunakan dalam terapi musik dapat disesuai dengan
keinginan, seperti musik klasik, intrumentalia, slow music, orkestra,
dan musik modern lainnya. Tetapi beberapa ahli menyarankan untuk tidak
menggunakan jenis musik tertentu seperti pop, disco, rock and roll, dan
musik berirama keras (anapestic beat) lainnya, karena jenis musik dengan
anapestic beat (2 beat pendek, 1 beat panjang dan kemudian pause)
merupakan irama yang berlawanan dengan irama jantung. Musik lembut dan
teratur seperti intrumentalia dan musik klasik merupakan musik yang
sering digunakan untuk terapi musik (Potter, 2005)